Masyarakat media sosial tumbuh begitu pesat, berbagai kalangan
hadir meramaikannya. Ada sisi baik dan buruk di dalam sebuah penemuan. Ya itu
juga yang ada di terjadi di media social. Sisi positifnya kita bisa dapatkan
banyak ilmu gratis dan juga informasi yang begitu cepat, melebihi cepatnya
berita tv dan radio. Kita dapat berbagi apapun yang kita mau, curhatan, ilmu
dan lain sebagainya. Sisi negatifnya ternyata media social melahirkan banyak
sekali orang-orang yang mudah sekali menghakimi seseorang atau kelompok &
sering kali kata-kata kotor keluar dari tulisan-tulisan mereka.
Kadang yang terjadi sebenarnya hanya kesalahpahaman,
menyimpulkan hanya dari kata-kata yang singkat, malas membaca keseluruhan dan
lain sebagainya. Memang keterbatasan karakter membuat ruang gerak menjadi
sempit. Akun-akun pencela tumbuh begitu pesat. Entahlah, apakah kebencian sudah
menyebar begitu cepat mengalahkan kebaikan? Satu orang berbuat salah dihakimi,
tapi apakah telah melihat kebaikan-kebaikan yang sudah diperbuat orang
tersebut? Kadang kita dibutakan oleh hal-hal yang kadang tak penting untuk
dibahas.
Kalau saya, biasa ambil yang baik, buang yang buruk.
Namanya juga opini orang, belum tentu 100% benar. Ya, memang kalau salah harus
diluruskan, tapi cobalah sampaikan dengan
santun tanpa harus mencaci maki. Pernahkah berfikir jika kita yang berada di
posisi orang tersebut? apa perasaan kita? Sebelum mengomentari seseorang saya
kadang bercermin kembali pada diri saya yang masing sangat-sangat jauh dari kata
sempurna. Melihat kembali, apa saya sudah jauh lebih baik dari orang tersebut?
Kata Ustad Salim A. Fillah, di antara
bentuk kasih Allah pada orang yang jatuh dalam dosa ialah banyaknya
penggunjing. Mereka menghadiahkan pahala & mengurangi dosanya.
Di dunia nyata & maya; banyak hal menarik untuk
ditanggapi. Tapi jernihlah memutuskan; tanggapan atau diam kita yang kan
mengantar ke surga. Terjaminkan rumah surga dari bawah ke atasnya bagi
yang; hindari debat walau dirinya tepat, jauhi dusta walau bercanda, & ahli
akhlaq mulia.
Resiko menyampaikan opini adalah dipuji atau dicaci.
Susah membuat semua orang senang di dunia ini. Jadi jalani saja apa yang
menurut kita benar dan tak keluar dari jalur yang sudah ditetapkanNya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tinggalkan jejakmu di sini. :)