Jumat, 02 November 2012

Menemukan Energi Besar

Mungkin ada yang belum baca cerita sebelumnya, ini adalah lanjutan dari cerita Tak ada duka semua suka yang mengispirasi buat saya pribadi. 

Dia aisyah Flash back kebelakang, ada pertanyaan pernah ga si dapet uang tips dari kerja keras selama ini menjadi kurir? Saat bantu Mbah Wakinem dari wonogiri, silaturahmi ke wonogiri di balik gunung sana, dan pulangnya dia di bawakan kacang tanah 1 plastik besar, 1 plastik tempe buntel. Dan pernah juga mau ngasih uang untuk uang lelah, kalau yang seperti ini dia bilang.

"Mohon maaf dengan segala hormat, saya hanya kurir yang menyampaikan amanah dan amanah saya menyampaikan uang tersebut kepada bapak atau ibu. saya sudah digaji kok pak atau bu. dan gajinya lebih beesaaar, karna yang gaji saya adalah Gusti Allah yang Maha Kaya".

ada pertanyaan "ibu mu ga pernah khawatir atau bertanya gitu? secara kamu anak perempuan dan waktumu banyak di habiskan untuk menolong sesama?"

dan ia menjawab "ibu saya support full, karna setiap apapun yang saya lakukan pasti ibu saya certain. saya buka web #SedekahRombongan, saya ceritain visi misinya. Siapa-siapa kurirnya dsb.. dsb.. dsb. dan Alhamdulillah, rejeki saya dan ibu selalu di cukupkan sama Allah. :)


Setelah tidak urus pasien lagi, dia masih jalin silahturahmi dengan para pasien yang pernah dia bantu, Telponan seperti dulu saat menemani di RS. tiap pasien yang pernah ia bantu insyaAllah tidak lost kontak, meski hanya sms dan telpon tanya kabar begitu. Sambung lagi silaturahminya, rasanya luar biasa tatkala kita dianggap keluarga oleh orang yang sama sekali asing bagi kita.

Dia bilang gak harus jadi kurir untuk bisa membaikkan sesama, jadi sedekaholic pun sudah bisa membuat mereka tersenyum. tiket surga yang bertebaran di sekitar kita, I think that's all, kalau cerita semua pasien dan sasaran ga kelar semalem ceritanya.


Setelah berjalannya waktu, aku bener-bener merasa tertohok bener saat bantuin dan blusukan nyari sasaran, Ternyata masih buanyaaaak yang lebih tidak seberuntung aku di dunia ini, Malu tak kala aku mengeluh karna alas an-alasan sepele. Malu saat aku mulai merasa lelah.

Kata syukur Alhamdulillah selalu dia ucapkan manakala melihat perubahan besar yang ia alami, dari sana dia menemukan dan bergabung sama orang-orang luar biasa yang mengajari tentang kepedulian pada orang lain, dunia itu tidak berputar pada kita, tapi kitalah yang harus bergerak bersama dunia untuk bisa membaikkan sesama.

Ini energi yang selama ini dia cari, energi yang selalu mendorong kita untuk memberi lebih dari apa yang bisa kita berikan, kepercayaan yang total sama Gusti Allah. Last but not least, aku ketemu sama sahabat-sahabat di #SrudukFollow. Sahabat-sahabat yang terus mengajak aku bisa belajar menghargai orang lain, belajar mendengarkan pendapat orang lain dan belajar tentang kepercayaan.

Satu hal yang paling penting, dari pengalaman tadi, 1 hal yang paling PENTING, Yaitu pelajaran untuk memuliakan seorang IBU, Dulu pas jauh dari ibu, semuanya kacau balau, sekarang saat bisa ngobrol, deket dan nurut sama Ibu, alhamdulillah mulai lancar menjalani hidup.



I think that's all apa yang bisa aku bagi, karna masing-masing dari kita punya cerita istimewa.




Gambar: Google

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan jejakmu di sini. :)